Kalau ke Kalimantan kamu wajib ke Danau Sentarum, danau ‘ajaib’ di jantung Borneo.
Danau Sentarum di saat banjir. via spotimg.com
Ya, Danau Sentarum memang danau musiman. Diapit pegunungan, danau ini menjadi sumber utama bagi aliran air sungai Kapuas. Karena perannya sebagai lebak lebung raksasa sangat vital bagi kelangsungan hidup hewan liar dan manusia, tempat ini diresmikan sebagai taman nasional yang dilindungi.
Jika kamu mengaku berjiwa petualang, sayang rasanya jika melewatkan berkunjung ke danau ini saat mampir di Kalimantan Barat. Di saat musim penghujan tiba dan danau sedang naik airnya, kamu bisa menjelajah danau dengan perahu motor milik penduduk setempat. Jika pun tidak memandangi pepohonan sudah cukup bisa menyegarkan pandangan.
2. Sunset di Pantai Melawai juga tak boleh kamu lewatkan. Inilah cara terindah memandangi matahari terbenam di Balikpapan
Sunset di Pantai Melawai Balikpapan. via www.panoramio.com
Untuk sampai ke pantai ini, kamu cuma perlu menempuh 5 menit perjalanan dari pusat kota. Ngesot aja nyampe. Selain pemandangan sunset-nya yang apik, kamu juga bisa melihat kapal-kapal pengangkut yang berseliweran di pelabuhan Semayang. Ada juga Pulau Babi yang bisa datangi dengan berjalan kaki saat air surut. Saat hari sudah gelap, pemandangan pijaran flare gas dari cerobong kilang minyak bakal menemani keriuhan kafe-kafe di pantai ini.
3. Mampirlah ke Tanjung Puting untuk memberi makan anak orang utan yang lucu. Cinta dan kasih sayang tak melulu harus diberikan kepada sesama manusia ‘kan?
Bercengkerama dengan orangutan. via www.wildencounters.net
Bersama ranger, memasuki hutan untuk berjumpa dengan orangutan adalah pengalaman yang dinanti-nanti. Kamu bisa melihat orangutan yang luar biasa itu nongkrong sambil melahap makanan yang disediakan petugas jagawana. Beberapa juga ada yang dilatih untuk lebih bersahabat dengan manusia, lho. Jadi, jangan kaget kalau tiba-tiba ada anak orangutan yang menghampirimu.
4. Rasakan sensasi tawar menawar, belanja, dan wisata kuliner di atas kelotok hanya di Pasar Terapung Muara Kuin, Banjarmasin.
Pasar terapung Muara Kuin. via indonesiawow.com
Penjual dan pembeli di pasar terapung ini biasa bertransaksi sampai dengan jam 9 pagi. Makanya, kalau mau menikmati serunya pasar terapung, kamu gak boleh malas bangun pagi. Dengan kelotok atau perahu kayu bermotor, kamu bisa berbelanja berbagai hasil bumi seperti sayur dan buah, souvenir, maupun berburu menu kuliner.
5. Tantang nyalimu untuk berjalan di atas Jembatan Tajuk di Bukit Bangkirai. Lalu berhentilah sejenak untuk menikmati kicau burung yang terdengar bersaut-sautan.
Jembatan Tajuk di Bukit Bangkirai. via beritadaerah.co.id
Jika kamu punya cukup nyali, meniti Jembatan Tajuk bakal menjadi pengalaman yang mendebarkan. Jembatan ini berupa canopy bridge yang terletak di ketinggian dan menghubungkan pohon bangkirai yang satu dengan yang lain. Selain itu, kawasan ini juga sudah dilengkapi dengan cottage, kolam renang, restoran, serta camping ground. Jadi, kamu bisa menjelajah hutan tanpa kerepotan memikirkan makan dan akomodasi.
6. Kunjungilah habitat Kera Ekor Panjang yang dikeramatkan oleh warga Tionghoa di Pulau Kembang.
Pulau Kembang via santri-martapura.blogspot.com
Konon, kawanan kera ini dipimpin oleh raja kera—
7. Bontang juga punya nukilan surga yang tak kalah indahnya. Pulau Beras Basah dan pasir putihnya pasti membuatmu sulit memalingkan mata
Pulau Beras Basah via igadwiyulita.wordpress.com
Pulau Beras Basah adalah pulau mungil yang punya pantai berpasir putih dan pemandangan bawah laut yang eksotis. Mercusuar yang menjulang tinggi menambah daya tarik pulau ini. Tunggulah sampai senja tiba, kamu bakal dibuat terkesima. Mau menginap? Jangan lupa bawa air minum yang banyak serta tenda.
8. Di Kalimantan Barat jajallah mendaki Bukit Kelam. Kalau berani, coba sensasi terbang di atas ketinggian dengan melakukan Paralayang
Bukit Kelam. via rempatholiday.com
Pengalaman trekking menuju puncak Bukit Kelam ternyata gak sekelam namanya, tuh. Justru, pemandangan hijau khas cagar alam menghampar indah di kejauhan. Dengan ketinggian mencapai 900 meter dan kemiringan antara 15-40 derajat, Bukit Kelam pas banget dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga paralayang dan panjat tebing.
9. Jika ingin tahu Kalimantan yang sebenarnya coba naik bus air dari Samarinda yang akan membawamu membelah sungai Mahakam. Sepanjang perjalanan akan kamu lihat betapa Borneo sangat kaya
Sungai Mahakam dari atas kapal via www.facebook.com
Perjalanan ke sana bisa memakan waktu sekitar dua hari. Tapi, tenang, segala fasilitas sudah tersedia di atas kapal. Dari atas kapal, kamu bisa menyaksikan potret kehidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai serta beberapa dermaga tempat melakukan pengapalan batubara.
10. Tutup perjalananmu dengan mengunjungi Kecamatan Loksado. Bercengkerama dengan suku Dayak Meratus membuat perjalananmu rapi terbungkus
Menyusuri Sungai Loksado. via www.indonesia.travel
Di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kamu bisa mengenal dekat kearifan lokal suku Dayak Meratus yang diwariskan secara turun-temurun. Di sini, kamu bisa tinggal bersama masyarakat Loksado di rumah-rumah mereka. Selain itu, lanskap daerahnya yang masih alami dan asri bikin kamu malas beranjak pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar